KTA Bank Mandiri Untuk Karyawan Kontrak

Membutuhkan dana secara mendadak dengan jumlah yang cukup besar mungkin dapat dialami oleh sebagian masyarakat. Hal ini yang mendasari adanya penyediaan layanan Kredit Tanpa Agunan atau biasa disingkat dengan KTA. Tidak sedikit masyarakat yang tertarik akan pinjaman KTA karena sesuai dengan namanya, peminjaman dapat dilakukan tanpa jaminan apapun dan kita akan bahas KTA Bank Mandiri Untuk Karyawan Kontrak.

Layanan yang disediakan oleh bank atau lembaga keuangan ini tentu memiliki syarat yang ketat kepada calon pengguna KTA. Salah satu bank yang memberikan fasilitas kredit ini adalah Bank Mandiri. Dalam hal ini, KTA Mandiri memiliki persyaratan kepada calon pengguna KTA yaitu memiliki status pekerjaan sebagai pegawai tetap atau profesional. Lalu bagaimana dengan calon pengguna yang memiliki status sebagai karyawan kontrak.

Tentu pihak bank akan merasa ragu untuk dapat memberikan fasilitas KTA kepada karyawan kontrak. Akan tetapi masih terdapat kemungkinan bagi karyawan kontrak untuk bisa menggunakan fasilitas KTA. Solusi bagi karyawan kontrak yang ingin menggunakan KTA Mandiri dapat dilihat pada beberapa ulasan di bawah ini.

Mempersiapkan Riwayat Kredit

Salah satu persyaratan agar pengajuan pinjaman dapat diterima oleh pihak bank adalah dengan menyertakan riwayat kredit yang baik. Hal ini dikarenakan riwayat kredit yang baik menunjukkan bahwa calon nasabah tidak pernah mengalami masalah pada proses pinjaman kredit. Masalah yang dialami dapat berupa telat membayar angsuran bulanan.

Apabila calon nasabah menunjukkan riwayat buruk mengenai hal tersebut, otomatis pihak bank tidak akan mengambil risiko untuk meminjamkan uangnya. Selain itu, pihak bank juga akan mengeceknya sendiri dengan Sistem Informasi Debitur melalui Bank Indonesia. Sistem tersebut merupakan sebuah pencatatan seluruh riwayat kredit nasabah bank. Apabila ditemukan BI checking negatif pada  calon nasabah yang berarti memiliki riwayat kredit yang buruk.

Maka permohonan KTA akan sangat sulit untuk disetujui bagi calon nasabah. Oleh karena itu, bagi calon pengguna KTA berstatus karyawan kontrak sebaiknya memastikan terlebih dahulu bahwa riwayat kreditnya dapat dipercaya oleh pihak bank. Apabila sudah dipastikan memiliki riwayat kredit yang baik maka persiapkan juga secara detail mengenai segala kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

Baca juga: Apa Aja Sih Yang Bikin Puasa Jadi Batal?

Memiliki Rasio Hutang Sesuai

Bagi calon pengguna KTA berstatus karyawan kontrak juga harus mempertimbangkan rasio hutang yang masuk akal. Rasio hutang merupakan nilai perbangdingan antara jumlah pinjaman yang ditanggung dengan total penghasilan. Menurut ahli keuangan, nilai rasio hutang yang masih dapat ditoleransi adalah kisaran 30 sampai 40% dari total penghasilan tetap.

Jika rasio hutang yang diajukan melebihi nilai tersebut, maka kemungkinan pihak bank untuk menyetujui pengajuan pinjaman KTA akan semakin kecil. Hal ini dikarenakan pihak bank akan berpikir bahwa calon nasabah akan beresiko tidak memiliki kemampuan dalam membayar angsuran nantinya.

Oleh karena itu, bagi karyawan kontrak yang ingin mengajukan pinjaman KTA Mandiri harus menghitung rasio hutang terlebih dahulu. Jika memiliki kredit lain seperti smartphone atau kendaraan maka hitung juga rasio hutangnya karena hal ini juga berpengaruh terhadap persetujuan pihak bank.

Pastikan bahwa besaran KTA sebanding dengan penghasilan per bulannya. Pastikan juga untuk tidak memilih jumlah KTA serta angsuran bulanan yang besar sehingga menghasilkan rasio hutang lebih dari 40%. Sangat penting untuk mengajukan pinjaman KTA Mandiri yang sesuai dengan kemampuan agar dapat disetujui oleh pihak bank.

Mengajukan KTA Khusus Kartu Kredit

Terdapat banyak sekali fasilitas yang ditawarkan kepada nasabah oleh pihak bank. Beberapa diantara bank juga memiliki fasilitas kartu kredit yang dapat dikategorikan sebagai KTA. Hal ini dapat dilajukan dengan melakukan penarikan secara langsung dan tunai melalui kartu kredit tersebut.

Salah satu dari fasilitas ini disebut sebagai program ANZ dengan dana yang cukup besar yaitu mencapai 200 juta. Program ini juga disertai dengan skema cicilan yang bersifat fleksibel serta menggunakan sistem cicilan tetap. Selain itu jangka waktu pelunasan juga dapat dipilih hingga 60 bulan.

Namun program ini memiliki persyaratan yaitu harus memiliki penghasilan setidaknya 36 juta setiap tahunnya. Persyaratan lainnya adalah diharuskan untuk memiliki kartu kredit AZN dengan usia minimal 6 bulan. Jika menggunakan kartu kredit lainnya maka usianya harus lebih dari 18 bulan.

Program seperti ini tentu sangat sesuai bagi karwayan kontrak yang ingin melakukan pinjaman KTA. Selain itu syarat yang harus diajukan juga lebih mudah untuk dipenuhi dibandingkan dengan KTA reguler.

Akan tetapi hal terpenting yang harus dipikirkan dengan matang adalah membuat rencara keuangan yang baik sebelum mengajukan pinjaman KTA Mandiri. Jika tidak, maka kemungkinan masalah pembayaran ditengah-tengah pelunasan bisa saja terjadi.

Oleh karena itu, setelah  menggunakan tips diatas dalam melakukan pengajuan KTA Mandiri terutama dalam urusan mendesak. Maka setelah pengajuan disetujui pastikan untuk memiliki tanggung jawab serta perencanaan keuangan yang matang dalam membayar cicilannya.

Nah, jika ingin mengajukan pinjaman KTA Mandiri dengan mudah dan tidak ribet, kami akan menyarankan cara yang terbaik bagi Anda. Hanya dengan mengklik link anchor milik kami ini https://www.cekaja.com/banks/mandiri/pinjaman Anda sudah dapat mendaftarkan diri untuk melakukan pinjaman KTA Mandiri.

KTA Bank Mandiri Untuk Karyawan Kontrak

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *