perhitungkan untung rugi ketika over kredit mobil bekas

Dari sekian banyak orang yang berencana membeli mobil, beberapa diantaranya memilih untuk over kredit mobil bekas. Hal itu dilakukan karena calon pembeli tidak perlu membayar kredit dari awal, sehingga Anda hanya mrnyambung cicilan kredit mobil milik orang lain. Nah, hal ini biasanya dilakukan oleh pihak pertama pemilik mobil yang ingin mengganti mobil atau yang tidak mampu bayar kredit, sehingga mereka melempar kredit mobil tersebut ke pihak lain yakni calon pembeli mobil.

Bagi Anda yang juga berencana ingin membeli mobil melalui over kredit, sebelumnya Anda perlu mengetahui berbagai hal penting dalam melakukan over kredit. Seperti, mengetahui untung rugi dari membeli dengan cara over kredit.

Pertama, ketika Anda melakukan over kredit adalah bertemu dengan pihak pertama yang berniat ingin menjual mobilnya dengan status mobil bekas maupun baru. Setelah bertemu Anda bisa melakukan nego harga, dan biasanya Anda akan diminta untuk membayar uang muka atau DP (Down Payment). Pastikan jumlah DP yang ditawarkan bisa masuk akal, sebab Anda akan meneruskan kredit dan menjadi pihak kedua. Di sini Anda sangat perlu memperhatikan keuntungan dan kerugian ketika Anda menerima over kredit mobil.

Berikut rincian keuntungan dan kerugiannya yang bisa Anda cermati:

Keuntungan

– Kondisi mobil yang masih terawat

Kondisi ini bisa dikatakan jika Anda melakukan over kredit mobil baru. Anda tidak perlu mengkhawatirkan soal kondisi mesin, karena kondisi mesin mobil baru pasti masih bagus dan berusia muda, atau masih belum dipakai terlalu lama.

Tidak hanya itu, mobil yang dibeli melalui over kredit, biasanya masih memiliki garansi, sehingga jika terjadi sesuatu pada mobil yang sudah Anda beli, Anda tidak perlu khawatir karena suku cadang mobil masih dapat terlindungi.

Baca Juga: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengajuan Kartu Kredit CIMB Niaga

– Harga lebih rendah

Untuk masalah harga, membeli mobil melalui over kredit memang akan lebih rendah ketimbang membeli mobil baru di dealer. Harga yang lebih rendah tersebut ternyata juga berlaku untuk over kredit mobil baru.

Namun, semua tetap tergantung kepada Anda sebagai sang pembeli. Apakah Anda bisa melakukan negosiasi yang baik. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan malkukan kredit baru, over kredit mobil memang mempunyai harga lebih rendah.

– Premi asuransi rendah

Semakin tua usia mobil makan premi asuransinya akan semakin tinggi. Hal tersebut bisa dilihat dari dengan tingginya akan kemungkinana kerusakan mobil. Namun, kebanyakan mobil yang dijual melalui over kredit biasanya adalah mobil baru, sehingga presmi asuransinya akan lebih rendah.

– Jangka pembayaran cicilan pendek

Karena, pembeli mobil dengan cara over kredit hanya melanjtkan kredit, sehingga tenor kredit yang akan dibayar selanjutnya otomatis lebih singkat. Misalnya, mobil yang akan diover kredit memiliki jumlah cicilan 5 tahun atau 60 kali bayar, namun pihak pertama telah melunasi 12 kali cicilan, itu berarti Anda hanya perlu melunasi 48 kali cicilan saja.

Kerugian

– Kurang terpercaya

Anda sebagai pembeli atau disebut pihak kedua, pastinya tidak mengetahui kredibilitas dari mobil yang akan Anda beli melalui over kredit. Terlebih, jika Anda membeli di over kredit tidak ada jaminan bahwa pihak pertma aadalah pihak yang dipercaya. Maka dari itu, carilah tempat over kredit yamg legal dan terpercaya.

– Harus mengerti mesin mobil

Meskipun mayoritas mobil yang dijual melalui over kredit adalah mobil baru, tetapi tidak ada jaminan bahwa mesin mobil juga masih bagus. Bisa jadi mobil memiliki kerusakan internal yang tidak begitu terlihat. Maka dari itu, pembeli diusahakan harus mengerti pengetahuan dasar tentang mesin mobil, agar anda tidak merasa dirugikan.

– Terdapat Biaya extra yang harus dibayar

Meskipun memiliki proses yang cukup mudah ketimbang membeli mobil baru, membeli mobil dengan over kredit juga ternayata harus mengurus surat-surat mobil. Ketika sah membeli otomatis Anda akan memindahkan hak kekuasaan atas mobil tersebut.

Surat-surat seperti STNK, atau BPKB juga harus diganti nama kepemilikannya. Nah, di sini biasanya terdapat biaya-biaya administrasi untuk mengganti nama pemilik. Tidak sedikit, jumlah yang diharus dibayar ternyata lumayan mahal, apalagi mobil tersebut berasal dari luar daerah.

Untuk lebih memproteksi diri dari munculnya masalah-masalah yang tidak diinginkan ketika over kredit mobil, Anda juga bisa mengetahui beberapa cara aman dan tepat dalam melakukan transaksi over kredit mobil bekas di link berikut ini: https://www.cekaja.com/info/cara-aman-over-kredit-mobil-bekas/

Sebelum Melakukan Over Kredit Mobil, Cari Tahu Dulu Untung Ruginya

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *